Pembantu mudik, rumah tetep asyik

Mudik
Cirebon, blogerpreneur | SeputarMudik | Lebaran mungkin sudah berlalu dan bisa jadi sekarang sudah waktunya untuk kembali ke tempat asal selepas mudik. Banyak kisah dan cerita yang mengemuka, tertawa dan bahagia karena bertemu sanak saudara ... bisa jadi sedih dan kecewa karena berbagai kendala menerpa, mulai kecelakaan yang menimpa, kebakaran yang melanda hingga pingsan karena mengkonsumi minuman sang penggoda yang biadab dan sungguh tidak punya rasa dan raga. Ada juga cerita unik karena ditinggal pembantu mudik,  bingung karena segala sesuatunya serba biasa perintah dan tak pernah ditampik, sebel mengingat banyaknya cucian, setrikaan dan menu makanan yang ternyata tak sesimple dan lumayan bikin mangkel. Yah itulah seputar mudik yang kadang bikin asyik tapi tidak juga bisa lepas dari permasalahan yang cukup pelik.

Nah biar enak dan tenang saat musim pembantu mudik tiba ini ... dia ada beberapa tips lebaran yang nyaman meski tanpa pembantu dan asisten, tapi tetap akan jadi tenang dan ringan hingga kembalinya mereka ke haribaan ... hehehe, emangnya lagu perjuangan? cekidot

1. Hemat Ganti Baju
Maklum suasana masih lebaran dan musim pembantu mudik, jadi mending pake bajunya sehemat mungkin dan jangan terlalu sering ganti-ganti, toh masih liburan kan? jadi gak meski harus menyesuaikan baju yang lumayan ribet ... tapi cukup gunakan yang seperlunya ajah. Selain hemat baju juga hemat nyuci ... bilang ajah males nyuci, tapi sob ini salah satu rumus jitu kalo pembantu belum balik dan kembali menyatu, OK.

2. Hemat peralatan makan
Kalopun mungkin harus merelakan keluar uang beberapa lembar lebih banyak karena harus membeli makanan siap saji dan antar, toh ada efek positifnya juga selain ikut nglarisin dagangan orang lain, bisa juga berhemat dengan piring dan gelas yang ada alias sudah satu paket dengan menu cepat sajinya.

pembantu mudik


3. Giliran bersih-bersih rumah 
Nah untuk yang bagian satu ini meski harus ada kerjasama dan giliran alias roling petugas pembersihan lantai, halaman dan sekitarnya. Dimulai dari orang tua terlebih dahulu dengan memberikan contoh kepada anak-anaknya sekaligus juga membiasakan pendidikan disiplin membersihkan rumah sedini mungkin. Mungkin cukup dengan pel atau menyapu diwaktu-waktu  senggang misalkan pagi hari atau sore hari menjelang magrib. Pastinya selain bisa ikut menjaga kebersihan rumah yang tidak kalah penting adalah membiasakan hidup bersih dan membersihkan lingkungan sedari kecil, betul tidak?

4. Stok Bahan Makanan
Khusus bagian ini meski harus bisa jeli dan cermat dalam menyikapi suasana dan kebutuhan yang ada menjelang maupupun pasca lebaran. Memang tidak bisa lepas dari anggaran rumah yang lumayan besar tapi jika diiringi dengan persiapan dan perencanaan yang matang belanja untuk stok bahan makanan dalam jangka waktu lama cukup efisien membantu mengatasi ketergantungan dengan pembantu karena jelas ini akan memberi ruang yang lebih lama dan tidak harus bolak-balik belanja kebutuhan sehari-hari...so be hemat sob OK

Nah kiranya dengan empat cara dan tips yang sudah sohibpreneur sampaikan bisa lumayan membantu dan mengatasi beberapa kendala yang ada, meski pembantu mudik ke desa. Tapi minimal ini hanya berlaku setahun sekali dan semoga bisa menjadi sebuah ajang latihan untuk hidup mandiri dan lebih menghargai hasil kerja keras orang lain tentunya ... Selamat mencoba!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar